SukaPET Saya hanyalah seorang yang habi memelihara dan merawat hewan peliharaan, dan dikarenakan sekarang ini sudah canggih maka saya berkeinginan untuk berbagi sesuatu yang saya ketahui tentang hewan melalui blog ini.

13 Ciri-Ciri Kucing Mau Mati yang Harus Dipahami Pecinta Kucing

Ciri-Ciri Kucing Mau Mati

Terkadang kita dapat melihat beberapa ciri-ciri kucing mau mati. Kucing memang akan menunjukkan perilaku yang berbeda ketika akan menghadapi ajalnya.Kematian sendiri adalah sebuah proses alami yang akan dirasakan oleh setiap makhluk yang bernyawa, termasuk kucing. Dengan mengetahui tanda-tanda kucing akan mati, Anda akan dapat lebih siap ketika sewaktu-waktu kucing kesayangan Anda meninggalkan dunia ini. Berikut adalah 13 ciri-ciri kucing mau mati yang harus dipahami oleh para pecinta kucing:

1. Kepribadian kucing akan berubah

Kalau biasanya kucing itu sangat suka saat dipegang, tiba-tiba saja kucing akan berubah menjadi pemarah dan tidak mau dipegang. Hal ini bisa saja terjadi karena kucing merasa kesakitan sehingga tidak merasa nyaman saat mendapat sentuhan seperti biasa.

Sebaliknya, ada juga kucing yang biasanya memiliki kepribadian yang mandiri dan tergolong sulit untuk dipegang, saat menjelang ajalnya justru berubah menjadi manja dan ingin selalu ingin dekat dengan pemiliknya.

2. Kucing tidak sering mengeluarkan suara

Saat kematian semakin dekat, kucing akan mulai jarang mengeluarkan suara. Hal ini dipicu karena tenaga kucing sudah semakin lemah sehingga kucing kesulitan untuk bersuara. Kalaupun kucing bersuara, justru suara yang dikeluarkan adalah suara yang cukup keras yang terjadi sesekali saja seperti misalnya suara erangan karena kesakitan.

3. Terjadi perubahan pada organ vital kucing

Kita dapat memastikan perubahan pada organ vital kucing setelah membawanya ke dokter hewan. Setelah diperiksa oleh dokter hewan, kita dapat memastikan apakah organ vital pada kucing mengalami masalah atau tidak. Biasanya, kucing yang sakit dan menunjukkan ciri-ciri kucing mau mati mengalami masalah pada organ vital seperti jantung, alat pencernaan, dan juga masalah pada suhu badan. Biasanya ritme jantung pada kucing yang akan mati menjadi tidak normal dan denyutnya pun kadang semakin lemah. Kucing juga akan mengalami gangguan pencernaan seperti mengalami diare dan juga mengeluarkan urin yang tidak biasa. Suhu badan kucing yang akan matipun menjadi semakin menurun.

4. Kucing menjadi pasif

Pada saat menghadapi kematian, kucing akan menjadi pasif atau jarang bergerak. Karena kucing mengalami sakit pada badan sehingga membuatnya sulit untuk bergerak. Bahkan kakinya akan menjadi lemas sehingga sulit untuk bergerak. Ketika ajalnya sudah semakin dekat, kucing akan mulai merasakan kekakuan pada sekujur tubuhnya sehingga semakin membuatnya sulit untuk bergerak. Jika sudah demikian, Anda harus menyediakan makanan ataupun minuman di dekatnya sehingga kucing itu tidak perlu bergerak jauh untuk menjangkau makanan.

5. Lebih banyak tidur

Kucing pada dasarnya memiliki jam tidur yang sedikit, terlebih jika kucing itu temasuk kucing yang aktif. Lebih banyak tidur justru menjadi sebuah hal kontras yang semakin menunjukkan kalau ada yang salah dengan kucing tersebut. Ketika kucing semakin dekat dengan kematiannya, mereka akan banyak menghabiskan waktu dengan tiduran karena mereka merasa begitu lemah.

6. Pola makan yang berubah

Kucing yang sakit akan mengalami perubahan pola makan. Kucing mulai enggan untuk makan dan minum bahkan ketika disodori makanan kesukaannya. Kucing tidak mau makan dan minum karena mereka terlalu lemah untuk bergerak dan karena kepasifannya. Bahkan untuk makan sekalipun kucing merasa tidak mampu karena terlalu lemah. Kucing mungkin akan minum sedikit tapi pada akhirnya mereka akan mengalami dehidrasi.

Jika kucing Anda sudah mulai tidak mau makan pada 2-3 kali jadwal makan secara berurutan, tandanya memang ada yang tidak beres dengan kesehatan kucing tersebut. Untuk itu, bawa segera kucing tersebut ke dokter hewan agar dapat segera tertolong.

7. Fungsi kognitifnya berubah

Kucing yang akan mati akan mengalami perubahan kognitif yang akan menyebabkan kucing seperti kebingungan dan mengalami disorientasi pada lingkungan sekitar. Jika kucing mulai terlihat kebingungan, itu tandanya otak sudah tidak dapat berfungsi dengan baik. Semakin dekat pada kematiannya, fungsi otak pada kucing akan semakin menurun.

8. Penglihatan terganggu

Daya penglihatan pada kucing juga akan terganggu dan menurun drastis. Hal ini disebabkan oleh fungsi otak yang semakin menurun. Kucing akan sering menabrak benda-benda di sekitarnya dan juga berjalan sempoyongan ketika melihat ke arah tertentu. Pada mata kucing juga akan timbul kotoran yang menggumpal pada sudut-sudut matanya yang semakin membuatnya sulit untuk melihat.

9. Kucing mulai kehilangan minat

Kucing akan mulai kehilangan ketertarikan pada hal-hal yang tadinya mereka sukai. Menjelang kematiannya, kucing akan menarik diri dari aktivitas yang biasanya mereka lakukan. Jika biasanya mereka akan sangat senang ketika diajak bermain, tiba-tiba saja mereka akan enggan untuk diajak bermain. Jika sudah demikian, Anda harus segera peka kalau memang ada yang tidak eres pada kucing tersebut.

10. Timbulnya aroma tak sedap pada badan dan nafas kucing

Kucing biasanya akan membersihkan badannya sendiri dengan cara menjilati badannya menggunakan lidahnya. Akan tetapi pada saat kucing akan mati, mereka akan mulai meninggalkan kebiasaan bersih-bersih ini. Mereka akan semakin lemah bahkan tidak mampu lagi untuk melakukan grooming sendiri. Jika sudah begini maka akan timbul aroma yang tak sedap pada badan kucing. Bahkan nafas pada kucingpun akan ikut berbau tidak sedap. Selain itu, penamilan kucing pun akan menjadi kusut.

11. Nafas tidak beraturan

Pada kucing yang akan mengalami kematian, biasanya akan kesulitan untuk bernafas. Terkadang kucing juga akan bernafas dengan mengeluarkan suara atau bunyi yang cukup keras. Karena kucing sudah tidak dapat bernafas secara normal, biasanya kucing akan membuka mulut mereka bahkan sambil menjulurkan lidahnya.

12. Mengalami kejang-kejang

Kucing yang mengalami sakaratul maut akan mengalami kejang-kejang. Ini tentu saja menjadi salah satu ciri-ciri kucing mau mati yang paling menyakitkan untuk disaksikan oleh para pecinta kucing. Meskipun ini akan sangat menyedihkan bagi Anda, namun mau tak mau Anda harus belajar merelakan kucing Anda untuk meninggalkan Anda selama-lamanya.Jika ini terjadi, pastikan Anda mempersiapkan tempat yang ternyaman bagi kucing yang mengalami kejang-kejang tersebut. Biasanya setelah kejang-kejang, kucing akan mengalami hilang kesadaran.

13. Kucing akan bersembunyi

Kucing yang akan mati biasanya akan menarik diri dan mulai bersembunyi. Kucing yang akan mati biasanya akan mencari tempat-tempat yang nyaman sesuai kondisi mereka yang sedang sakit. Biasanya kucing akan mencari tempt yang teduh dan mungkin juga akan memilih tempat yang gelap. Tempat yang mereka pilih biasanya letaknya jauh dari tempat pemiliknya sehingga seolah-olah kucing tersebut menghilang.

Fenomena inilah yang menjadikan orang-orang berpikir bahwa kucing memiliki naluri yang kuat ketika akan menghadapi kematian. Bahkan ada yang berpikir bahwa kucing menghilang karena mereka tak ingin melihat si pemilik sedih ketika mereka mati. Padahal sebenarnya menurut zoologi asal Inggris bernama Desmond Morris, kucing itu sejatinya tak tahu apa itu kematian. Kucing yang lemah tersebut hanya berusaha untuk mencari tempat yang sunyi dan tenang yang membuatnya nyaman untuk tidur dengan tenang tanpa ada gangguan dari predator.

Kesimpulannya, Anda yang merupakan pecinta kucing harus paham benar ciri-ciri kucing mau mati. Dengan demikian, jika suatu saat kucing persia Anda menunjukkan tanda-tanda tersebut, Anda dapat mempesiapkan yang terbaik bagi kucing tersebut baik dalam hal makanan, tempat, maupun penanganan secara medis. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

SukaPET Saya hanyalah seorang yang habi memelihara dan merawat hewan peliharaan, dan dikarenakan sekarang ini sudah canggih maka saya berkeinginan untuk berbagi sesuatu yang saya ketahui tentang hewan melalui blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *